Rabu, 31 Desember 2014

Puding Tape Panggang

Biasanya saya mengkonsumsi tape langsung dimakan atau digoreng dengan balut tepung. Kebetulan kemarin Bibi dari Jakarta membawa tape lumayan banyak dan sekarang masih ada sisa. Lihat-lihat resep di blognya Mbak Hesti, saya nemu resep puding tape panggang. Kenapa nggak dicoba? Responnya pada positif. Kemarin saya mulai membuat puding tape ini dan saya simpan dikulkas. Setelah saya coba hmmm.... Lembut teksturnya. Resepnya saya tulis di bawah ya....

Puding Tape Panggang

Bahan:
250 gram tape singkong
220 gram gula pasir
625 ml santan
10 sdm terigu atau 150 gram terigu
3 butir telur kocok lepas
3 sdm susu bubuk
1/2 sdt vanili bubuk
100 gram margarin leleh

Olesan:
1 butir kuning telur
Keju cheddar parut
Kismis

Cara Membuat:
  1. Campur tape, gula pasir aduk rata. Masukkan margarin dan telur aduk rata dengan hand whisk.
     



  2. Masukkan terigu, susu, vanilli bubuk aduk rata. Masukkan santan aduk hingga tercampur rata.
     
  3. Tuang dalam loyang yang dioles margarin dan dialasi kertas roti.
  4. Panggang denga suhu 180'C kurang lebih 40 menit hingga permukaan set. keluarkan oles dengan kuning telur dan tabur keju serta kismis. Oven lagi kurang lebih 15 menit hingga matang. Untuk memanggang tergantung oven masing-masing ya... Saya juga membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam hingga matang.
  5. Keluarkan dari oven dan biarkan agak dingin. Keluarkan dari oven secara hati-hati karena teksturnya lembut. Sajikan dingin.
Selamat mencoba ^-^

Kamis, 25 Desember 2014

Tortilla Tumis Ayam Bawang

Kata tortilla berasal dari kata torta yang berarti kue bundar. Tortilla terdapat di negara Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Serikat dan Kanda. Tortilla adalah roti pipih tanpa ragi yang terbuat dari jagung dan gandum, Tortilla yang terbuat dari jagung adalah tortilla ala Amerika Utara dan dianggap sebagai tortilla 'asli'. Faktanya tortilla ini ada sebelum kedatangan bangsa Eropa di benua Amerika dan mendapatkan naam tortilla dari orang-orang Spanyol karena kemiripannya dengan kue dan telur dadar tradisional Spanyol. 

Tortilla yang terbuat dari tepung gandum adalah hasil inovasi setelah terigu dibawa ke dunia baru dari Spanyol ketika daerah tersebut masih menjadi daerah jajahan Spanyol. Roti ini terbuat dari adonan yang berair dan tanpa ragi, yang kemudian ditipiskan dan dimasak seperti tortilla jagung. Tortilla gandum ini sangat mirip dengan roti tanpa ragi terkenal di Arab, Mediterania Timur dan Asia Selatan, walaupun lebih tipis dan lebih kecil ukurannya.

Kalau tortilla yang saya buat ini berasal dari dapur saya sendiri dengan bahan-bahan yang disesuaikan dengan peripenghematan dan seadanya yang ada di lemari dapur. Adek sering beli tortilla dengan harga yang lumayan muahal dengan isi seuprit. Tortilla buatan saya ternyata agak tebal. Kata adek kalau bisa ditipiskan lagi. Siap deh, jadi PR kalau nanti buat tortilla lagi. Tortillanya saya lihat dari catatan-nina dan isinya dari hasil cemplang cemplung bahan dari dalam kulkas.

Resep Flour Tortilla
Source. catatan-nina

Bahan:
300 gram terigu protein sedang
2 sdt baking powder
1 sdt garam
140 gram shortening/mentega putih/margarin
240 ml air panas

Cara membuat:
  1. Dalam satu wadah masukkan terigu, baking powder, garam dan shortening.
  2. Aduk dengan menggunakan pisau pastry atau garpu hingga berbulir-bulir.
  3. Buat lubang di tengah adonan, tuang sedikit demi sedikit air panas sambil diaduk
  4. Uleni adonan hingga halus dan kalis kurang kebih 5 menit.
  5. Istirahatkan adonan selama kurang lebih 30 menit dengan ditutup lap bersih. 
  6. Setelah 30 menit, bagi adonan kurang lebih 50 gram dan diamkan lagi 15 menit.
  7. Giling adonan dengan rolling pin hingga tipis. 
  8. Kemudian masak di wajan anti lengket yang sudah dipanaskan. Bolak balik adonan sampai matang.
  9. Angkat dan tortilla siap digunakan.
Tumis Ayam Bawang

Bahan:
3 buah daging ayam bagian dada, potong kotak kecil
2 buah wortel, potong kotak kecil
1 buah bawang bombay, iris bulat
2 siung bawang putih, iris halus
2 batang daun bawang, iris halus
1/2 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk
1/4 sdt merica bubuk
1/4 gula pasir
300 ml air
Minyak untuk menumis

Cara membuat:
  1. Panaskan minyak, masukkan bawang bombay masak hingga terlihat layu. 
  2. Masukkan bawang putih hingga layu.
  3. Masukkan daging ayam aduk hingga terlihat putih. Tambahkan air rendam hingga matang.
  4. Tambahkan wortel. Masak hingga setengah matang. 
  5. Masukkan garam, kaldu bubuk, merica, gula dan daun bawang. Aduk rata. Cicipi. Masak hingga matang dan airnya surut.
  6. Angkat.
Bahan pelengkap:
Mayones
Daun seladah

Penyelesaian :
Ambil selembar tortilla. Letakkan daun seladah di atas tortilla, tuang satu sendok makan tumisan ayam. Tambahkan mayones dan lipat kedua sisinya. 

Selamat mencoba ^-^

Cheese Bread Stick

Akhirnya kesampaian juga buat cheese bread sticknya Mbak Hesti. Nanya-nanya sama Mbak Hesti udah lama, baru sekarang prakteknya. Kebetulan liburan kali ini keponakan dari Bekasi datang. Dia seneng ama yang kriuk kriuk. 

Keponakan saya itu, saya kangen malah dia teriak nangis. Haduhh. Kepaksa untuk sementara ngumpet dulu sampai reda nangisnya. Baru deh menampakan diri sambil bawa sekotak cheese bread stick, eh dia senyum senyum. Bukan senyum ketemu tantenya, tapi senyum ama kriuk kriuknya... Nggak apa-apa deh yang penting seneng bisa lihat keponakan senyum manis banget. Pingin nyubit jadinyaaa.... Lain kali, kalau ketemu tante jangan nangis ya? Tantekan nggak ngigit.. hihihi.....

Oh ya ini resep dari Mbak Hesti. Makasih Mbak Hesti.

Cheese Bread Stick
Source : Mbak Hesti 

Bahan
350 gram terigu protein sedang
1/2 sachet ragi
1/2 sdt garam
75 ml minyak zaitun
100 gram keju
150 ml air

Olesan : Minyak

Taburan : Keju parut

Cara Membuat :
  1. Campur semua bahan kering dan keju. Aduk rata.
  2. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni. Masukkan minyak uleni lagi sampai kalis.
  3. Bentuk tipis membentuk persegi panjang. Ukuran sesuai selera.
  4. Olesi minyak, lalu tabur dengan keju parut. Potong menggunakan cutter.
  5. Letakkan di atas loyang beralas silpat atau loyang beroles margarin.
  6. Panggang di suhu 150'C/300'F selama sekitar 30 menit atau sampai kering. Saya memanggangnya sampai kurang lebih 4 jam.
  7. Angkat dan dinginkan. Simpan dalam wadah kedap udara.
Selamat mencoba ^-^

Selasa, 23 Desember 2014

Selamat Hari Ibu and Happy Birthday Mom...


Selamat Milad Bu. Alhamdulillah Allah masih mengijinkanmu untuk berada disisiku. Dan Allah masih menjagamu, memberikanmu kesehatan. Hari ini aku bersyukur masih dapat melihat tawamu. Bu terus bersamaku. Maaf sampai detik ini pun, aku masih belum dapat memberikan kebanggaan padamu. Seperti yang mereka lakukan kepada orang tua mereka. Maaf bila sampai detik ini kekecewaan yang aku torehkan beberapa tahun kebelakang, belum dapat aku menghapusnya dengan kebahagiaan. Aku ingin tahun depan nanti di hari ulangtahunmu, aku dapat memberikan kebanggaan dan kebahagiaan padamu.

Bu tetap jaga kesehatan, tetap menjadi ibu yang paling sabar di dunia dalam menghadapi anakmu yang satu ini. Jangan pernah tinggalkan aku, bagaimana pun keadaanku. Karena aku hanya punya Ibu, aku tak punya yang lain, yang mampu mengerti aku. Semoga di tahun yang baru nanti (2015) kita bisa menemukan kehidupan yang penuh bangga dan bahagia, kehidupan yang baru, kehidupan yang tak ada tangis dan luka. 

Sekali laggi Selamat Ulang Tahun Untuk Ibu yang Tersabar Di Dunia. I LOVE YOU BU!!!

Minggu, 21 Desember 2014

Cakue/Cakwe

Cakue merupakan jajanan khas sunda. Cakue berbentuk panjang, rasa gurih dan dalamnya berlubang ketika di gigit. Enaknya dicocol pake sambal. Saya kalau makan cakue enggak bisa berhenti pinginnya ngunyah terus. Habis doyan sama cemilan satu ini. Meski hanya dari terigu dan diberi ragi saja sudah cukup enak, plus tambah sambal jadi mantap.. 

Membuat Cakue saya sering gagal. Mulai dari nggak ada rongganya, kayak roti biasa, teksturnya keras dan terakhir kemarin alhamdulillah bisa dibilang berhasillah. Teksturnya dapat dan berrongga. Alhamdulillah laris manis.

Resepnya saya dapat dari Mbak Ita-dapur griya khayangan. Mbak Ita bilang kalau untuk mendapatkan tekstur yang bagus, sebaiknya menggunakan tepung terigu protein tinggi, Terima kasih resepnya.

Cakue/Cakwe
source. Ita Dapur Griya Khayangan

Bahan Biang:
1 sdt ragi
1 sdm terigu
1 sdt gula pasir
3 sdm air hangat
=> Campur semua bahan menjadi satu,  aduk rata, biarkan kurang lebih 10-15 menit.  Saya mendiamkannya 20 menit. Sampai terlihat berbuih.

Bahan Cakue :
250 gram terigu 
1/2 sdt garam
1/2 sdt soda kue
1/4 sdt baking powder
100 ml air 
1 sdm minyak 

Cara membuat :
  1. Campur terigu, garam, soda kue, dan baking powder dalam wadah. Masukkan bahan biang dan minyak aduk rata menggunakan tangan sampai rata.
  2. Tuang air sedikit-sedikit sambil diuleni hingga kalis dan tidak lengket ditangan.
  3. Bulatkan adonan cakue. Tutup dengan plastik. Diamkan 2 jam atau lebih untuk mendapatkan adonan yang kenyal dan berongga.
  4. Setelah selesai masa fermentasi, kempiskan dengan cara meninju adonan.

  5. Kemudian tipiskan dan lebarkan adonan dengan menggunakan rolling pin. Potong adonan dengan ketebalan 1 cm, lebar 3 cm dan panjang 15 cm atau sesuai selera. 
     
  6. Tumpuk dua potong adonan, oles tengahnya dengan air.
  7. Tekan tengahnya dengan sumpit atau tusuk sate. Lakukan hingga habis.
  8. Goreng diminyak panas dengan api sedang hingga kuning kecoklatan.
  9. Angkat. Cakue siap dinikmati bersama dengan saos.
Maaf membuatnya tidak rapih...
Selamat mencoba ^-^

Sabtu, 20 Desember 2014

Pohpohan

Siapa yang senang dengan lalapan? SAYA!!! Hehehe.... Ya, saya sangat suka lalapan dicocol smbal terasi, sambal ijo, pokoknya persambalan deh. Ada yang tahu lalap pohpohan? Apa tuh?  Pohpohan memiliki nama latin Pilea Melastomoides atau Poir. Memiliki kandungan gizi pada daun pohpohan per 100 gramnya yaitu energi, protein, lemak, karbohidrat,kalsium, fosfor,besi, Vitamin A, Vitamin B, B1, BOD dan air. 

Ternyata daun pohpohan banyak manfaatnya bagi tubuh manusia misalnya, untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada anak sampai remaja, untuk ibu hamil sampai ibu menyusui, dan untuk mencegah osteoforosis pada usia dewasa. 

Rasanya daun pohpohan itu hangat ditenggorokan, wangi, dan teksturnya renyah. Selain dibuat lalap, saya sering mencapurnya dengan tumisan. Jadi ada wangi-wanginya deh. Tetep enak nggak mengurangi rasa tumisan.

Di rumah nenek menanamnya lumayan banyak. Jadi kalau males ke warung beli lalapan, tinggal petik dari pohonnya, cuci dan di makan langsung. 

Ternyata tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar kita banyak manfaatnya. Yuk, biasain perbanyak makan lalapan dari pada junk food untuk menjaga tubuh kita agar tetap sehat.


Source: wikipedia

Puding Orange Susu

Puding ini untuk nengok tetangga yang baru pulang dari perawatan selama tiga hari di rumah sakit karena sakit kram usus, namanya Pak Dadang. Duh, akhir-akhir ini banyak banget yang sakit. Mulai dari nenek (alhamdulillah sekarang sudah sehat lagi. Sudah bisa jalan-jalan dan melakukan aktivitas seperti biasa. Meski pun kadang-kadang sering ngeluh masih sakit kepala), keponakan saya yang di Bekasi Pradipta Bayu Sagara, anak pertama dari kakak pertama saya sakit panas dan batuk, tetangga depan rumah sakit kram usus, dan masih banyak lagi tetangga yang sakit. Karena beliau harus makan makanan yang lembut-lembut, akhirnya ibu dan saya memutuskan membuat puding saja, untuk melayat Pak Dadang. Semoga pada cepat sembuh ya. Amien. 

Resep Puding Orange Susu

Bahan 
Puding Susu:
1 bungkus agar-agar putih swallow
70 ml susu kental manis
80 gram gula pasir
900 ml air
1/2 sdt vanilli bubuk

Puding Orange:
1 bungkus agar-agar putih swallow
100 gram gula pasir
50 ml perasan air jeruk sunkist
900 ml susu cair

Cara membuat :
  1. Basahi loyang/cetakan puding dengan air.
  2. Puding susu. Campur agar-agar, gula, air, susu kental manis dan vanilli bubuk. Masak hingga mendidih tapi tidak sampai bergolak dengan menggunakan api kecil sambil terus diaduk dengan arah yang sama. Matikan kompor. 
  3. Puding orange. Campur agar-agar, susu cair, gula pasir dan perasan air jeruk sunkist. Masak hingga mendidih sambil terus diaduk satu arah dengan menggunakan api kecil. Matikan kompor.
  4. Tuang puding susu biarkan setengah beku, kemudian tuang puding orange biarkan setengah beku. Lakukan secara berselang-seling hingga adonan puding habis. Dinginkan dan biarkan beku. Atau bisa mencetak sesuai selera. Sajikan dingin.
Selamat mencoba ^-^

Pempek Dos (Pempek tanpa ikan)

Waktu jaman kuliah dulu saya dan teman-teman sering beli pempek deket kampus. Kuah cukonya mantep banget bikin keringetan, harganya pun bersahabatlah dengan kantong mahasiswa. Sambil ngobrol ngarol ngidul sambil menikmati setiap potongan pempek. Biasanya saya suka porsinya lebih gede dari temen-temen. Sebenarnya dua buah juga udah kenyang apalagi yang pempek kapal selam. Kalau nggak abis saya suka minta dibungkus dan minta kuah cukonya agak banyak. Biasanya setelah mengisi 'bensin' untuk perut yang selalu tak pernah penuh meski pun sudah diisi. Kita sering hunting makanan yang lain, yang agak ringanan dikiit sambil jalan-jalan. Sempet juga beli di Bandung deket gramedia kalau nggak salah dan harganya muahaaal buangetttt. Jadi, kalau mau pempek suka rada mikir juga buat ongkos pulang ada nggak ya. Sekarang alhamdulillah bisa buat sendiri. Eksperimen dari hasil searching di mbah google. Kalau lagi kangen makan pempek tinggal punya kemauan uplek uplek di dapur, baru bisa ngobatin makan pempek. Lebih murah lagi, porsinya bisa semau kita. Iya nggak...

Pempek yang saya buat ini, pempek tanpa ikan 'coz stok ikan lagi kosong di kulkas. Untung nemu resepnya Mbak Endang Just try and taste. Setelah dicoba meski tanpa ikan, tetep gurih, nggak alot dan pokoknya enak. Kuah cukonya kurang gimana ya? Maklum pake gula merah yang rada-rada pirang, jadinya gini deh hasilnya.. Tapi untuk keseluruhan mantep deh rasanya. Ibu saja yang rada ngehindari makanan berbahan tapioka atau yang kenyal-kenyal (karena giginya udah nggak kuat), malah suka dan muji pempeknya. Terima kasih ya Mbak Endang atas ilmu dan resepnya.

Resep Pempek Dos Tetap Enak Meski Tanpa Ikan
Source:
Resep dari buku 500 Resep Kue dan Masakan Koleksi Kursus Masak Ny.Liem yang Paling Diminati dari Chendawati - Pempek Dos (Tanpa Ikan)
Mbak Endang Just Try and Taste

Bahan :
250 ml air
125 gram terigu
2 sdt garam
11/2 sdt kaldu bubuk
2 butir telur
200 gram tepung tapioka/tepung kanji/tepung sagu/tepung kentang

Isi:
4 butir telur, kocok lepas (Saya hanya memakai 2 butir telur ukuran besar)

Kuah Cuko:
200 gram gula merah
100 gram gula pasir
500 ml air
100 ml air asam jawa

Bumbu Halus:
8 siung bawang putih
5 buah cabe rawit merah
3 buah cabe keriting
11/2 sdt ebi kering (saya tidak pakai)
1/2 sdt garam (saya menggunakan 11/2 sdt garam)

Cara membuat:
  1. Kuah Cuko. Siapkan panci. Masukkan air, gula merah, gula pasir dabn bumbu halus, masak hingga mendidih. Tambahkan asam jawa aduk rata. Cicipi rasanya dan saring ampasnya. Sisihkan. Kuah cuko siap dipakai.
  2. Pempek Dos. Siapkan panci, masukkan air, garam dan kaldu bubuk. Masak hingga air mendidih, aduk rata. 
  3. Kecilkan api, masukkan terigu sedikit demi sedikit sambil mengaduk dengan cepat sampai kalis dan matang. Angkat dan biarkan hangat.
  4. Tuang adonan ke dalam mangkuk mikser, tambahkan telur satu persatu, hingga terbentuk adonan yang halus dan tidak menggumpal. Matikan. 
  5. Tambahkan tepung tapioka/tepung kanji/tepung sagu/tepung kentang sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan tidak lengket.
  6. Ambil adonan sebesar bola pingpong. Bulatkan dengan kedua tangan, tekan tengahnya dengan ibu jari sampai terbentuk cekungan yang dalam, sehingga bisa diisi dengan telur.
  7. Isi dengan kocokan telur. tutup kantung dan jepit dengan ibu jari dan telunjuk hingga menempepl dengan baik, takuk ujungnya seperti membuat pastel agar adonan tidak terbuka pas direbus. Lakukan hingga habis.
  8. Masukkan ke dalam air yang mendidih dan matang. Pastikan merebus pempeknya sampai telurnya keras kurang lebih 20 menit. Angkat,

  9. Goreng di dalam minyak yang panas, hingga permukaannya kecoklatan. Angkat.
  10. Potong-potong pempek yang sudah digoreng. Siram dengan kuah cuko dan beri pelengkap rajangan mentimun.
Selamat mencoba ^-^

Selasa, 16 Desember 2014

Obsesi Aci... Seblak basah...

Seblak kering atau seblak basah dua-duanya doyan. Apalagi bisa bikin seuhah lata-lata... mmmm.

Seblak Basah

Bahan:
100 gram kerupuk
2 siung bawang putih iris halus
1/2 siung bawang bombay iris halus
1 buah cabe merah
5 buah cabe rawit
2 buah cabe keriting
1 butir telur kocok lepas
2 lembar sawi iris
1 buah dada ayam potong kotak/suwir
garam secukupnya
gula secukupnya
Minyak untuk menumis
250 ml air kaldu

Cara membuat:

  1. Haluskan bawang putih, cabe merah, cabe rawit, dan cabe keriting.
  2. Panaskan minyak. Tumis bawang bombay hingga layu. Masukkan bumbu halus hingga harum.
  3. Masukkan ayam aduk hingga setengah matang, masukkan kocokkan telur aduk rata.
  4. Masukkan kerupuk (boleh direndam dulu dengan air panas atau langsung) tambahkan air kaldu. Biarkan kerupuk setengah matang. Tambahkan sawi biarkan layu.
  5. Tambahkan garam dan gula. Cicipi. Masak hingga matang.
  6. Sajikan.
Selamat mencoba ^-^