Kamis, 14 Mei 2015

Sausage and Cheese Twist Bread

Rencananya hari saya ingin membuat cake water sponge cake. Tapi kenapa jadinya roti, ya? Ya itulah saya. Inginnya sih dalam sehari bisa membuat berbagai macam eksperimen makanan. Apa daya tenaga dan waktu membatasi. Akhirnya saya putuskan untuk membuat roti saja, yang adonannya menggandalkan tenaga tangan. Itung-itung olah raga. Biar miksernya istirahat dulu sehari ini.

Rotinya saya menggunakan metode tanzhong. Dulu saya sudah pernah mencoba menggunakan metode ini dan hasilnya memang lembut meskipun tanpa bahan pelembut. Metode tanzhong ini konon katanya, sering digunakan oleh masyarakat cina dalam pembuatan roti. Saya merasa tidak membuang tenaga dalam menguleni roti hingga benar-benar elastis. Rasa lelah, keringat yang dikeluarkan bisa dibilang sebanding dengan hasil yang diharapkan. Capek mendadak hilang, ketika seloyang roti yang matang keluar dari oven. Satu roti panas pun meluncur dalam mulut saya yang memang sudah menanti untuk saya lahap. (Maklum karena perut sudah minta jatah. Laparrrr).

Ayo kita buat roti dengan metode tanzhong ini.. Mari ke dapur..

Sausage and Cheese Twist Bread

Bahan Biang:
50 gram tepung terigu protein tinggi
250 ml air

Bahan Roti:
300 gram tepung terigu protein tinggi
200 gram tepung terigu protein sedang
70 gram gula pasir
150 ml susu cair
1 butir telur
50 gram margarin leleh
1/2 sdt garam
11 gram ragi instant

Isi:
6 buah sosis sapi atau ayam iris memanjang
50 gram keju cheddar atau melted 
1/2 sdt daun parsley segar atau kering

Olesan:
1 sdm susu bubuk full cream
3 sdm air
Margarin secukupnya

Cara membuat:
  1. Bahan Biang. Masukkan terigu dan air aduk rata. Nyalakan kompor, masak bahan biang dengan api kecil, hingga menyerupai bubur sumsum.


  2. Siapkan wadah besar. Masukkan terigu, ragi, margarin leleh, gula pasir, telur, garam dan bahan biang. Uleni hingga rata kalis dan tidak lengket lagi ditangan. Bulatkan. Tutup dengan serbet. Biarkan istirahat hingga adonan mengembang dua kali lipat dari yang semula.




  3. Kempiskan adonan. Bagi dua. Bulatkan. Letakkan di atas meja kerja yang sudah ditabur dengan terigu agar adonan tidak lengket saat digiling. Giling adonan berbentuk segi empat besar ukuran 20x20cm. Masukkan irisan sosis, keju dan parsley di salah satu ujungnya. Kemudian tutup dengan ujung yang satunya lagi. Giling adonan untuk memadatkan bahan isi. Setelah dirasa cukup padat, potong adonan ukuran dengan ukuran 5x20cm. Kemudian potong bagian tengahnya, Putar ujung adonan ke dalam hingga menyerupai lilitan. Lakukan hingga adonan habis. 








  4. Istirahatkan 5 menit. Oles dengan campuran susu bubuk dan air.
  5. Kemudian panggang kurang lebih 10 menit dengan suhu 180'C hingga matang. Keluarkan dari loyang. Panas-panas oles roti dengan margarin.
  6. Sajikan.. Enak juga untuk sarapan.
Selamat Mencoba *-*

Senin, 11 Mei 2015

Bitterballen Keju

Bitterballen (Bitterbal) adalah cemilan yang berasal dari Belanda dengan bahan yang terdiri dari daging, kaldu sapi, mentega, tepung untuk menebalkan, peterseli, garam dan merica, sehingga menyerupai roux yang tebal. Bitterballen sangat mirip dengan kroketten (kroket) dalam bahan dan metode pembuatannya, serta rasa. Kroket ukurannya lebih besar daripada bitterballen. Bitterballen juga diambil dari nama generik untuk beberapa jenis minuman ramuan beralkohol. Bitterballen disajikan sebagai teman minuman di berbagai resepsi di Belanda.
Bitterballen ini tanpa daging tapi saya ganti dengan keju. Lebih baik gunakan keju kesukaan anda. Saya hanya menggunakan keju cheddar, karena hanya itu yang ada dalam lemari. Dalam pembuatannya sendiri sangat mudah, tidak perlu banyak tenaga. Alhamdulillah ketika digoreng bitterballen tidak meletus...

Bitterballen Keju
Source. Nina Agustina
Modif. Rismayanti Megawati
Jadi 30 buah

Bahan:
100 gram margarin
150 gram terigu serbaguna
1 butir bawang bombay/ bawang merah besar, cincang halus
2 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
350 ml susu cair
1 buah wortel, potong kotak-kotak kecil
100 gram keju cheddar serut
garam, merica, gua pasir, dan pala bubuk secukupnya
1 sdt parsley
1 batang daun bawang
50 gram keju cheddar, potong kotak kecil

Pelapis:
3 butir telur, kocok lepas
Tepung panir secukupnya

Cara membuat:
  1. Panaskan margarin hingga leleh, tumis bawang bombay.merah dan bawang putih hingga harum dan layu.

  2. Masukkan wortel masak hingga matang.
  3. Masukkan terigu, aduk rata hingga berbulir-bulir.
  4. Tuangkan susu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata dan kental.

  5. Tambahkan keju, garam, merica, pala, dan gula pasir. Aduk rata dan test rasanya.
  6. Masukkan parsley dan daun bawang. Aduk rata dan matikan api
  7. Setelah hangat bentuk bulatan kecil, beri isian dan bulatkan lagi. Lakukan hingga habis.
  8. Gulingkan bitterballen ke tepung panir, celupkan ke kocokan telur dan gulingkan lagi ke tepung panir. Lakukan hingga habis.



  9. Diamkan sekitar 2 jam dalam kulkas sebelum digoreng, agar tepung panir benar-benar menempel.
  10. Panaskan minyak banyak dengan api sedang, goreng bitterbalen hingga kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Sajikan bersama saus kesukaan.

Selamat menikmati *-*
Sumber. Wikipedia

Jumat, 08 Mei 2015

Otak-otak Goreng Ikan Patin


Ikan Patin adalah sekelompok ikan berkumis (Siluriformes) yang termasuk dalam genus Pangasius, familia Pangasiidae. Nama "patin" juga disematkan pada salah satu anggotanya. P.nasutus. Kelompok hewan ini banyak yang bernilai ekonomi, seperti patin dan patin siam (P.hypophthalmus syn. P.sutchi atau beberapa pustaka menyebutnya jambal siam). Beberapa anggotanya yang hidup di Sungai Mekong dikenal berukuran sangat besar, mencapai panjang dua meter.

Beberapa hari yang lalu saya membuat otak otak dengan ikan patin. Saya ingin membiasakan untuk mengkonsumsi ikan. Bukan berarti saya tidak suka ikan, saya sangat suka ikan baik ikan air tawar maupun air laut. Tapi adik saya kurang suka ikan terutama ikan laut. Sekarang saya sedang berusaha mencari resep yang pas untuk adik saya. Mungkin bukan resep yang harus saya cari. Resep-resep yang berkeliaran di internet sungguh banyak dan komentarnya sangat memuaskan, jadi yang harus saya lakukan adalah mencari teknik yang tepat dalam mengelola makanan ikan terutama ikan laut.

Resepnya saya dapat dari sajiansedap. Saya modif resepnya.

Otak otak Goreng Ikan Patin

Bahan:
450 gram daging ikan Patin, haluskan
2 putih telur
70 gram tepung sagu
50 ml santan 
5 helai daun bawang iris halus
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
3 siung bawang putih halus atau bubuk

Cara membuat:
  1. Aduk rata semua bahan hinga rata. Simpan dalam lemari es kurang lebih 30 menit, agar adonan tidak terasa lengket.


  2. Panaskan dandang dengan menggunakan api sedang hingga beruap. Bentuk oval adonan dan masukkan ke dalam dandang yang sudah dialas plastik atau daun pisang. Lakukan hingga adonan habis. Kukus hingga matang.
  3. Goreng otak otak yang sudah dikukus dengan minyak yang cukup banyak dengan api sedang. Goreng hingga kuning kecoklatan. Angkat dan sajikan dengan saus kesukaan anda.
Selamat Mencoba

Homemade Peanut Butter -

Ternyata membuat peanut butter sendiri tidak sesulit yang saya bayangkan. Hanya bermodalkan kacang tanah, dan blender. Setelah membaca artikel Mbak Endang Just Try and Taste, saya akhirnya memberanikan diri untuk membuatnya. Pertama saya merasa ini tidak akan berhasil. Hampir 15 menit saya menggiling kacang tanah ini tapi belum melihatkan hasil yang diinginkan. Teksturnya masih kasar. Kemudian saya menambahkan satu sendok makan lagi minyak dan terus saya memencet turn on-turn off tombol diblender setelah beberapa lama peanut butter yang saya inginkan jadi juga. Hasilnya cukup memuaskan untuk ukuran orang yang nggak sabaran. Rasanya lembut. Bahkan saya membersihkan blenderan dengan jari dan tentunya masuk mulut saya yang blepotan peanut butter. Sayang sekali kalau dibuang meskipun itu hanya sedikit tertinggal di dalam blender. Terima kasih ya Mbak Endang, saya menikmati peanut butternya.

Setelah merasakan lembutnya peanut butter ini, otak saya jadi bekerja dengan daftar menu makanan yang enak dengan bahan peanut butter ini. Selain olesan untuk roti. Dibuat cookies, ice cream, mungkin cake atau yang lainnya entahlah. Mungkin satu persatu saya ingin mengeksekusinya dengan tambahan peanut butter ini. Woow pasti tambah lezat.

Saya tidak akan panjang lebar. Bagi teman-teman yang mau mencoba peanut butter yang wajib anda sediakan di rumah. Karena rasanya sungguh luar biasa, terutama tanpa bahan pengawet. 

Peanut Butter

Bahan:
250 gram kacang tanah yang sudah di goreng/di oven/ di sangrai
5 sendok makan gula pasir atau sesuai selera
2 sendok makan minyak goreng/olive oil
Sedikit garam (sebagai penambah rasa)

Cara membuatnya:
  1. Sangrai atau goreng kacang tanah (tergantung selera ingin menggunakan kacang tanah kupas atau masih berkulit) hingga matang kuning kecoklatan tapi tidak gosong ya. Setelah kuning kecoklatan langsung angkat, karena kacang tanah masih proses memasak. Jika tidak segera diangkat kacang tanah anda akan gosong.
  2. Masukkan segera dalam blender dan proses hingga setengah lembut. Tambahkan gula pasir dan minyak satu sendok dulu, proses hingga lembut. Apabila kacang masih belum dirasa lembut tambahkan lagi satu sendok minyak dan proses kembali. Lakukan hingga benar-benar lembut.


  3. Peanut butter yang sudah jadi simpan dalam botol/toples selai yang sudah direndam diair mendidih sekitar 10 menit untuk menghilangkan bakteri. 
Ini Peanut butter yang saya simpan dalam lemari es dan masih tetap lembut.



Selamat mencoba *-*