Minggu, 16 November 2014

Panen Daun Salam


Pohon-pohon di rumah Bi Engkun sudah menghalangi masuknya cahaya matahari ke dalam rumah. Akhirnya nenek memutuskan untuk memangkas dedaunan yang menghalangi rumah. Buah mangga yang masih kecil-kecil berjatuhan, daun salam dan pohon belimbing wuluh di tebang batang-batang yang menghalanginya. Serunya para tetangga pada ngambilin mangga muda dan daun salam sekebawanya mereka (aduh bahasanya campuran). Terus ada sopir angkot sengaja turun dulu untuk mengambil beberapa batang daun-daun salam, katanya buat istrinya di rumah. Kami sendiri kebagian sisanya deh. 


Ini daun salam yang kami coba rapihkan. Kayak kalung bunga ya untuk menyambut tamu, tapi ini persi daun salamnya ya... hihihi

Hasil setelah di rapihkan jadinya 5 runtui daun salam. Lumayan jadi nggak usah beli daun salam.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar