Kamis, 12 Februari 2015

Tumpeng Pertama


Hari sabtu 7 februari 2015 ada arisan sekalian syukuran selamatan rumah barunya Bi Engkun. Banyak yang minta dari teman arisannya ibu gimana sekalian syukuran saja. Jadi hidangannya tumpeng. Akhirnya kami sepakat untuk membuat tumpeng sendiri. Dengan bekal resep-resep dari internet, saya coba mengumpulkan resep yang simpel nggak pake ribet pokoknya.. Yang hadir memang nggak banyak hanyak 25-30 orang. Kami hanya membuat 50 dus dan satu tumpeng hias. Memang sedikit, tapi untuk ukuran kami yang baru belajar, agak-agak ribet juga.

Mulai H-2 saya dan ibu mulai belanja ke pasar mencari bahan-bahan yang diperlukan. Mulai dari kentang, telur, beras, cabe merah dan bumbu-bumbu. H-1 saya coba membuat bumbu untuk nasi tumpeng, kentang bumbu kuning, telur balado, ayam tepung panir dan tempe bacem. hari H-nya pagi-pagi saya mengupas kentang lalu direndam. Ibu merebus telur. Daging ayam, tempe, daun pisang, kacang panjang memang sengaja pesan pada hari H, biar dadakan. Semua bahan kami pesan dari Bapak tukang ayam, Bibi tukang sayur. Sayang si Bibi tukang sayur lupa untuk membeli daun pisang di pasar. Akhirnya, urusan dapur diserahkan sepenuhnya kepada saya. Dan ibu pergi dengan adek untuk mencari daun pisang dan wadah untuk tumpeng hiasnya, karena yang ada di rumah terlalu kecil.

Alhamdulillah semua masalah bisa diatasi. Kami bisa selesaikan tepat waktu dari pagi sampai jam 4 sore. Setelah membungkus dan menghias tumpeng. Kami langsung menuju rumah baru Bi Engkun untuk merapikan karpet dan menata cemilan dan kue-kue.

Step-by-stepnya saya lihat di NCC. Ternyata susah-susah gampang.

STEP-BY-STEP mempersiapkan wadah tumpeng


Isi tengah nyiru/tempat untuk tumpeng hias denga sterofhom



Tutup dengan daun pisang hingga menutupi nyiru/wadah dan gunting pinggrinya mengikuti bentuk wadah





Buat sebesar telapak tangan untuk membuat kerucut untuk pinggirannya


Tusuk dengan tusuk gigi setiap kita sudah menata kerucut pisang tadi, dengan sama rata jaraknya


Beri potongan kacang panjang, ukurannya sama sepanjang tusuk gigi


Setiap pinggirannya beri kacang panjang secara selang seling hingga membentuk pagar

LAUK UNTUK ISI TUMPENG




SETELAH TUMPENG HIAS JADI

Minimalis banget ya....

Rasanya pingin nyoba lagi buat tumpeng. Suka dalam prosesnya. Ribet tapi menyenangkan. Semoga ada acara seperti ini lagi...

Selamat mencoba teman-teman *-*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar