Sabtu, 31 Oktober 2015

Wingko Babat


Wingko atau sering disebut dengan wingko babat merupakan makanan tradisional khas Indonesia. Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa, ketan, santan dan gula. Wingko sangat terkenal di pantai utara Pulau Jawa. Kue ini dijual di stasiun kereta api, stasiun bus atau juga di toko-toko kue untuk oleh-oleh keluarga. Wingko biasanya berbentuk bundar disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Wingko dapat dijual dalam bentuk bundar yang besar atau juga berupa kue-kue kecil yang dibungkus kertas. Kombinasi gula dan kelapa menjadikan kue ini sangat nikmat. Wingko yang paling terkenal di Semarang. Ini menyebabkan banyak orang yang mengia bahwa wingko berasal dari kota ini. Meskipun demikian, wingko babat sebenarnya berasar dari Babat, yaitu persimpangan Bojonegoro, Jombang, Tuban dan Surabaya. Di Babat, yang merupakan kota kecil dibandingkan dengan Semarang, wingko memiliki peranan penting bagi pertumbuhan daerah ini. Ada banyak perusahaan penghasil wingko yang memperkejakan banyak orang. Saat ini wingko masih menggunakan nama Tionghoa. Wikipedia


Kebetulan untuk resepnya saya nemu di blognya Mbak Monic. Setelah dicoba rasanya enak dan enggak keras. Semua bahan saya sesuaikan dengan yang ada.

Wingko Babat

Bahan:
400 gram tepung ketan putih
280 gram gula pasir
200 ml santan kental dari 1/4 butir kelapa
280 gram kelapa muda parut
1 lembar daun pandan
1 sdm margarin/mentega
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili bubuk

Cara membuat:
  1. Rebus santan, garam dan gula hingga mendidih. Masukkan daun pandan masak hingga kental sedikit, cicipi rasanya. Jika kurang manis tambahkan gula sesuai selera.
  2. Di wadah berbeda campur tepung ketan, vanili, margarin, kelapa parut aduk sampai rata menggunakan sendok kayu. 

  3. Masukan campuran gula sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung ketan (tuang dalam keadaan hangat) sambil diaduk sampai berminyak. Kalau dirasa sudah cukup kalis, hentikan penambahan gula. Adonan tidak lembek dan bisa dibentuk dengan mudah.
  4. Ambil adonan, bentuk bulat lalu pipihkan. Lakukan hingga habis. Masak di atas wajan anti lengket yang sudah diberi sedikit minyak dan dipanaskan. Masak dengan api yang sangat kecil. Jika sudah kecoklatan balik wingko dan masak hingga kedua sisinya kecoklatan atau matang. Angkat. 

  5. Sajikan dan nikmati bersama secangkir teh hangat.
Selamat mencoba *-*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar